MEXICO CITY, HAWA – Federasi sepak bola dunia menerapkan aturan hydration break Piala Dunia 2026 secara wajib pada menit ke-22 dan ke-67 dalam setiap pertandingan. Langkah ini diambil untuk menjaga kondisi fisik pemain di tengah potensi cuaca panas ekstrem yang melanda Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada periode turnamen 18/06 hingga 19/07 2026.
Kebijakan tersebut menetapkan durasi istirahat selama tiga menit yang membuat jalannya pertandingan terbagi menjadi empat bagian layaknya kuarter dalam olahraga populer Amerika Serikat. FIFA menyebutkan bahwa penerapan ini merupakan bentuk standarisasi yang lebih sederhana dibandingkan turnamen sebelumnya untuk menghadapi risiko suhu tinggi yang sangat berbahaya bagi atlet di lapangan.
“FIFA menegaskan bahwa jeda hidrasi adalah hasil pembelajaran dari pengalaman di turnamen sebelumnya dan merupakan upaya fokus untuk memastikan kondisi terbaik bagi pemain,” kata FIFA, Organisasi Sepak Bola Dunia.
Meski tujuannya demi keselamatan, kebijakan hydration break Piala Dunia 2026 memicu perdebatan karena tetap diberlakukan pada pertandingan yang digelar di dalam stadion beratap dan berpendingin udara. Banyak pihak menilai interupsi tersebut merusak ritme permainan serta mengganggu alur strategi yang telah disusun oleh para pelatih papan atas.
“Ini adalah stadion berpendingin udara. Anda tidak membutuhkan jeda hidrasi,” kata Fans Inggris, Pendukung Tim Nasional.
Kritik juga datang dari pendukung tuan rumah yang menganggap aturan ini sebagai upaya terselubung untuk mencari keuntungan melalui jeda iklan komersial tambahan di tengah laga. Fenomena ini kemudian dijuluki sebagai Amerikanisasi sepak bola oleh para penggemar tradisional yang merasa identitas olahraga ini mulai berubah menyerupai industri hiburan NFL.
“Rasanya seperti tambahan ekstra. Sebuah upaya mencari uang,” kata Fans Amerika, Suporter Piala Dunia.
Hingga saat ini FIFA tetap pada pendiriannya untuk menerapkan aturan tersebut secara konsisten di seluruh pertandingan tanpa terkecuali sepanjang musim panas. Belum diketahui secara pasti apakah format empat kuarter ini akan menjadi standar tetap untuk kompetisi internasional di masa depan atau hanya berlaku khusus untuk edisi kali ini saja.






