16 Juni 2026

Jepang Piala Dunia 2026: Imbang 2-2 dengan Belanda, Bukti Mental Baja Samurai Biru

Jepang Piala Dunia 2026

ARLINGTON, TEXAS, HAWA – Laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Jepang berakhir dramatis dengan skor imbang 2-2 di Dallas Stadium, Senin (15/06) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi bukti mental baja timnas Jepang Piala Dunia 2026 yang berhasil bangkit dua kali dari ketertinggalan melawan Timnas Belanda.

“De Oranje” sebenarnya mampu unggul dua kali melalui gol-gol yang dicetak. Kapten Virgil van Dijk membuka keunggulan di menit ke-50, memanfaatkan situasi bola mati. Kemudian, Crysencio Summerville menggandakan keunggulan Belanda di menit ke-64, memberikan harapan kemenangan bagi tim Eropa tersebut.

Namun, semangat “Samurai Blue” tidak padam. Jepang berhasil menyamakan kedudukan pertama kali lewat gol Keito Nakamura di menit ke-57. Puncaknya, Daichi Kamada mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-88, memastikan hasil imbang 2-2 untuk Jepang Piala Dunia 2026.

Hasil ini merusak catatan sempurna Belanda melawan wakil Asia di Piala Dunia, yang sebelumnya selalu memenangkan enam pertandingan. Belanda mendominasi penguasaan bola sebesar 60% berbanding 40% milik Jepang, namun Jepang tampil lebih efektif dalam menyerang. Pada pertandingan ini, Belanda menerima tiga kartu kuning, sementara Jepang tidak mendapatkan kartu kuning satupun.

“Mereka terus mengawasi saya sepanjang waktu, tetapi untungnya bola jatuh dengan baik. Selalu menyenangkan ketika Anda bisa memberikan dampak seperti itu. Babak pertama sangat sulit karena mereka bermain sangat rapat,” kata Virgil van Dijk, Kapten Belanda, mengomentari pertandingan.

Hajime Moriyasu, Pelatih Jepang, menyoroti pentingnya fleksibilitas. “Kami harus fleksibel. Idealnya kami bermain sesuai filosofi, tapi melawan Belanda kami harus siap menghadapi hal-hal yang mereka sukai,” ujarnya, menunjukkan strategi adaptif timnya.

Meski begitu, jurnalis Belanda Valentijn Driessen sempat optimistis. “Saya tidak meragukan hasil pertandingan pembuka Belanda melawan Jepang. Oranje punya kualitas untuk mengatasi ujian ini,” kata Driessen sebelum laga. Penampilan konsisten Jepang melawan tim besar ini semakin memperkuat status mereka sebagai “dark horse” di turnamen ini, membuktikan potensi Jepang Piala Dunia 2026.

Saat ini, klasemen sementara Grup F menempatkan Jepang di posisi pertama berkat aturan fair play, karena mereka mengumpulkan lebih sedikit kartu kuning dibandingkan Belanda. Performa mereka yang gigih di lapangan, seperti yang bisa dilihat di data statistik resmi FIFA, menunjukkan kematangan tim.

Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dramatis di awal Piala Dunia 2026. Belanda gagal mengamankan tiga poin penuh meski unggul dua kali. Sementara itu, Jepang membuktikan ketangguhan mental dengan bangkit hingga menit-menit akhir. Hasil imbang 2-2 ini secara langsung membuka persaingan ketat di Grup F, menjanjikan laga-laga berikutnya yang penuh kejutan.