JAKARTA, HAWA – Pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 antara tim nasional Spanyol dan Cape Verde berakhir tanpa gol, 0-0, pada Senin, 15 Juni 2026. Laga yang disaksikan oleh 67.640 penonton ini menjadi catatan penting bagi kedua tim, dengan Spanyol mendominasi namun gagal memanfaatkan peluang, sedangkan Cape Verde mencetak sejarah dengan menahan imbang tim unggulan. Hasil Spanyol Cape Verde Piala Dunia 2026 ini menunjukkan ketatnya persaingan di awal turnamen.
Spanyol menunjukkan dominasi mutlak sepanjang pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 68% berbanding 32% milik Cape Verde. Total 24 percobaan tembakan dilepaskan oleh La Roja, dengan 7 di antaranya tepat sasaran, namun tidak ada yang berhasil menembus jala gawang lawan. Sebaliknya, Cape Verde hanya mampu melepaskan 3 percobaan tembakan tanpa satupun yang tepat sasaran.
Beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol oleh tim Matador. Pada menit ke-39, tembakan Ferran Torres membentur mistar gawang, dan Mikel Oyarzabal gagal menyambar bola pantulan yang kemudian diselamatkan kiper Vozinha. Menjelang babak pertama usai, Torres kembali mendapatkan peluang emas namun tendangan jarak dekatnya ditepis oleh Vozinha, yang tampil gemilang di bawah mistar gawang Cape Verde. Mikel Merino juga sempat memiliki peluang pada menit ke-73 namun gagal.
Permainan bertahan solid dari Cape Verde memang patut diacungi jempol. Mereka disiplin menjaga pertahanan dan mencoba melancarkan serangan balik yang jarang terjadi. Kiper Vozinha layak mendapat pujian atas serangkaian penyelamatan krusialnya. Bahkan, pada menit ke-90+1, sundulan Diney Borges hampir saja membawa Cape Verde unggul, namun kiper Spanyol Unai Simon melakukan penyelamatan luar biasa. Hasil Spanyol Cape Verde Piala Dunia 2026 ini memberikan poin berharga bagi wakil Afrika tersebut.
“Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak cukup klinis di depan gawang. Ini pelajaran penting untuk laga berikutnya,” kata Luis de la Fuente, Pelatih Spanyol.
Dengan hasil ini, Spanyol dan Cape Verde masing-masing mengumpulkan 1 poin dan memimpin klasemen sementara Grup H, sementara Uruguay dan Arab Saudi belum bertanding. Penampilan Gavi juga menorehkan rekor sebagai pemain keenam yang tampil di dua Piala Dunia sebelum usia 21 tahun, mengikuti jejak legenda seperti Pele. Secara keseluruhan, hasil Spanyol Cape Verde Piala Dunia 2026 ini menjadi pembuka yang menarik di Grup H.
“Kami tahu Spanyol akan mendominasi. Fokus kami adalah bertahan rapat dan memanfaatkan setiap kesempatan. Hasil imbang ini sangat berharga bagi kami,” kata Bubista, Pelatih Cape Verde.
Pertandingan ini juga diwarnai kartu kuning untuk Pedri dari Spanyol pada menit ke-90+3 dan Sidny Lopes Cabral dari Cape Verde pada menit ke-16. Mikel Oyarzabal juga mencatat rekor negatif dengan 30 menit tanpa menyentuh bola, yang pertama sejak tahun 1966. Dominasi Spanyol terlihat dari jumlah tendangan sudut (7 berbanding 0) dan jumlah pelanggaran yang lebih sedikit (7 berbanding 1).
“Saya harus lebih hati-hati. Tekanan tinggi membuat saya melakukan tekel keras,” kata Pedri, Gelandang Spanyol.





