EAST RUTHERFORD, HAWA – Pertandingan puncak turnamen paling bergengsi berakhir dengan skor Spanyol 1-0 Argentina pada Senin (20/07). Ferran Torres menjadi pahlawan kemenangan tim Matador lewat gol tunggalnya di babak perpanjangan waktu. Laga ini membuktikan dominasi Spanyol atas Argentina yang gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Duel penentuan di MetLife Stadium ini berlangsung sangat alot sejak menit pertama. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 90 menit waktu normal sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan. Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-106 lewat aksi klinis Torres yang membobol gawang lawan.
Statistik mencatat keunggulan mutlak bagi tim Eropa tersebut dengan penguasaan bola mencapai 65 persen. Sebaliknya tim asuhan Lionel Scaloni tampil sangat buntu di lini serang dan hanya mencatat dua percobaan tanpa arah. Kegagalan dengan hasil Spanyol 1-0 Argentina ini memutus ambisi tim Tango untuk meraih gelar juara dunia secara berturut-turut.
“Timnas Spanyol resmi dinobatkan sebagai kampiun Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0,” tulis laporan resmi FIFA.
Kondisi Argentina semakin memburuk setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua yang berujung pengusiran dari lapangan. Disiplin pemain menjadi masalah besar karena mereka total melakukan 24 pelanggaran selama laga berlangsung sengit. Ketegangan berlanjut hingga peluit akhir saat Leandro Paredes juga diganjar kartu merah oleh wasit.
Lionel Messi yang diharapkan menjadi pembeda justru kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan yang tampil disiplin. Skor Spanyol 1-0 Argentina ini membawa La Roja meraih gelar juara dunia kedua mereka sepanjang sejarah setelah edisi 2010. Publik kini menanti apakah ini akan menjadi panggung terakhir bagi sang kapten Messi bersama tim nasional.






