NEW JERSEY, HAWA – Bintang legendaris Neymar pensiun dari timnas Brasil secara resmi setelah timnya tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada 06/07. Keputusan ini diambil usai kekalahan tipis 1-2 melawan Norwegia di MetLife Stadium yang menandai akhir perjalanan 16 tahun sang penyerang. Kabar Neymar pensiun dari timnas Brasil ini langsung memicu gelombang emosi dari berbagai tokoh sepak bola dunia.
Neymar menutup karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Selecao dengan koleksi 80 gol dari 129 penampilan. Pemain berusia 34 tahun itu melampaui rekor legendaris milik Pele meski gagal mempersembahkan trofi Piala Dunia bagi negaranya. Dalam laga terakhirnya, ia sempat mencetak satu gol penalti di masa injury time sebelum wasit meniup peluit panjang.
“Saya sudah mencoba. Semuanya dimulai di sini, di MetLife Stadium, dan saya mengakhirinya di sini. Sekarang semuanya sudah berakhir,” kata Neymar, Penyerang Timnas Brasil.
Legenda sepak bola Prancis, Thierry Henry, memberikan pujian setinggi langit atas warisan yang ditinggalkan oleh sang pemain. Henry menekankan bahwa kontribusi Neymar jauh melampaui statistik gol atau trofi yang diraih di lapangan hijau. Henry merasa fenomena Neymar pensiun dari timnas Brasil merupakan kehilangan besar bagi estetika permainan sepak bola modern.
“Terima kasih. Ini adalah sosok yang saya rela bayar untuk menontonnya bermain. Dia membuat semua orang jatuh cinta pada sepak bola. Setiap anak ingin menjadi seperti dia,” kata Thierry Henry, Analis FOX Sports.
Meski sering mendapat kritik karena gaya hidupnya, Neymar tetap menjadi ikon global yang mendefinisikan kreativitas dan flair khas Brasil. Selama berkarier sejak 2010, ia telah memenangkan medali emas Olimpiade 2016 dan Piala Konfederasi 2013. Momen Neymar pensiun dari timnas Brasil menandai berakhirnya era pemain flamboyan terakhir di tim nasional tersebut.






