DALLAS, HAWA – Duel sengit Prancis dan Spanyol akan tersaji di babak semifinal Piala Dunia 2026 pada Rabu, 15 Juli pukul 02.00 WIB. Pertarungan dua raksasa Eropa ini akan berlangsung di Stadion Dallas, Texas, di mana kedua tim sama-sama mengincar tiket final dengan status tak terkalahkan. Laga Prancis vs Spanyol diprediksi menjadi salah satu duel paling bergengsi di ajang empat tahunan ini.
Skuad berjuluk Les Bleus tiba di semifinal setelah berhasil menyingkirkan Maroko dengan skor 2-0. Tim asuhan Didier Deschamps ini menunjukkan performa solid dengan rekor tak terkalahkan dalam delapan laga kompetitif terakhir, termasuk lima clean sheet yang membuktikan ketangguhan lini pertahanan mereka. Prancis saat ini menduduki Peringkat 1 FIFA dan memiliki skuad termahal di turnamen, senilai US$ 1,78 miliar atau sekitar Rp 32,1 triliun.
Di sisi lain, Spanyol melangkah ke semifinal setelah menaklukkan Belgia 2-1, berkat gol-gol dari Fabian Ruiz dan Mikel Merino. La Roja memegang rekor impresif tak terkalahkan dalam 36 laga internasional terakhir, dengan 27 kemenangan dan 9 hasil imbang. Skuad Spanyol juga memiliki nilai pasar fantastis, yakni US$ 1,43 miliar atau sekitar Rp 25,7 triliun. Mereka berambisi mengulang sukses 2010 saat berhasil menjadi juara dunia.
Sejarah pertemuan Prancis vs Spanyol mencatat rivalitas yang ketat sejak 1922. Dari total 38 pertemuan, Spanyol unggul dengan 18 kemenangan, sementara Prancis meraih 13 kemenangan dan 7 laga berakhir imbang. Spanyol berhasil mengalahkan Prancis dalam dua pertemuan kompetitif terakhir, yakni di semifinal Euro 2024 dengan skor 2-1 dan di Nations League 2025 dengan skor 5-4. Namun, Prancis pernah menyingkirkan Spanyol di Piala Dunia 2006 dengan skor 3-1, melalui gol-gol dari Zidane, Vieira, dan Ribery.
Prancis diperkirakan akan turun dengan formasi 4-2-3-1, mengandalkan Mike Maignan di bawah mistar. Empat bek diisi oleh Koundé, Saliba, Upamecano, dan Digne. Lini tengah akan dikawal Koné dan Rabiot, sementara trio Dembélé, Olise, dan Barcola akan mendukung Kylian Mbappé di lini depan. Les Bleus ingin mengukir sejarah dengan mencapai final ketiga beruntun mereka, sebuah pencapaian yang hanya pernah dicapai oleh Brasil antara tahun 1994 hingga 2002.
Sementara itu, Spanyol kemungkinan akan menggunakan formasi 4-3-3. Unai Simón akan menjadi penjaga gawang, didukung oleh barisan bek Porro, Cubarsi, Laporte, dan Cucurella. Di lini tengah, trio Rodri, Pedri, dan Dani Olmo siap mendominasi penguasaan bola. Lamine Yamal, Oyarzabal, dan Merino akan menjadi trisula maut di lini serang, siap menjebol pertahanan lawan. Konsistensi Spanyol dalam 36 laga tanpa kalah menjadi modal berharga bagi mereka.
Analisis pertandingan menunjukkan bahwa kunci duel Prancis vs Spanyol akan terletak pada pertarungan individu dan lini tengah. Kecepatan dan ketajaman Kylian Mbappé akan diuji oleh pertahanan Spanyol, sementara wonderkid Lamine Yamal akan menjadi sorotan utama di kubu La Roja. Pertarungan sengit di lini tengah antara duo Rodri-Pedri dari Spanyol melawan Rabiot-Koné dari Prancis juga akan sangat menentukan arah pertandingan. Siapa yang akan unggul dan melaju ke babak final?






