ATLANTA, HAWA – Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Mesir pada Selasa, 07/07, di Stadion Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, berakhir dramatis dengan kemenangan 3-2 untuk Argentina, namun menyisakan kontroversi VAR Argentina vs Mesir yang memicu protes keras dari skuad Mesir dan tudingan keberpihakan wasit Francois Letexier. Gol penentu Enzo Fernández di menit 90+2 disahkan setelah gol Mesir dianulir dan dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah diabaikan, menjadi pemicu utama.Argentina berhasil melakukan comeback gemilang setelah tertinggal 0-2 melalui gol Yasser Ibrahim (15’) dan Mostafa Ziko (58’) untuk Mesir. Tim Tango membalas di babak kedua lewat Cristian Romero (79’), Lionel Messi (83’), dan gol Enzo Fernández di masa injury time yang memantapkan skor 3-2.Namun, kemenangan Argentina diselimuti kontroversi VAR Argentina vs Mesir yang mengundang amarah kubu Mesir. Wasit Francois Letexier dan tim VAR menganulir gol kedua Mesir yang dicetak Mostafa Ziko karena dianggap ada pelanggaran terhadap Lisandro Martínez. Selain itu, dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah sebelum gol ketiga Argentina tidak ditinjau ulang oleh VAR, menambah daftar panjang protes.Keputusan-keputusan tersebut dengan cepat memicu reaksi di media sosial X. Banyak warganet menuding bahwa FIFA diduga berpihak pada Argentina demi menjaga daya tarik turnamen, terutama mengingat kehadiran bintang besar seperti Lionel Messi. Suporter sepak bola global menyoroti standar keputusan wasit yang tidak konsisten sepanjang turnamen.Meskipun demikian, beberapa analis dari ESPN dan The Guardian menilai keputusan VAR tersebut sudah sesuai dengan Laws of the Game. Namun, pandangan lain muncul dari pendekatan “hermeneutics of suspicion” yang mengisyaratkan adanya pengaruh industri dan popularitas pemain seperti Messi dalam keputusan-keputusan krusial di lapangan.Di tengah perdebatan sengit, Syifa Amin Widigdo, Dosen Universitas Muhammadiyah, menyerukan transparansi. “FIFA harus membuka komunikasi VAR secara lebih transparan dan menjaga konsistensi keputusan wasit di lapangan demi menjaga kepercayaan publik terhadap integritas sepak bola,” kata Syifa Amin Widigdo.Laga ini tidak hanya menunjukkan mental juara Argentina yang mampu bangkit dari ketertinggalan, tetapi juga meninggalkan kekecewaan mendalam bagi Mesir yang merasa dicurangi. Pelatih Hossam Hassan melontarkan kritik keras terhadap wasit dan sistem VAR setelah pertandingan yang memunculkan kontroversi VAR Argentina vs Mesir.Dengan kemenangan ini, Argentina melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi Swiss. Sementara itu, Mesir harus tersingkir dari turnamen dengan rasa pahit dan perdebatan panjang mengenai keadilan dan transparansi teknologi VAR dalam sepak bola modern.
Beranda
Breaking Updates
Kontroversi VAR Argentina vs Mesir: Gol Ziko Dianulir, FIFA Dituding Berpihak
Kontroversi VAR Argentina vs Mesir: Gol Ziko Dianulir, FIFA Dituding Berpihak






