FOXBOROUGH, HAWA – Pertarungan sengit perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan kembali dua kekuatan sepak bola, Timnas Prancis dan Timnas Maroko, di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat. Duel krusial ini akan menentukan siapa yang berhak melaju ke babak semifinal pada Kamis, 09 Juli 2026 pukul 16.00 waktu setempat, atau Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.00 WIB. Laga Prancis vs Maroko ini menjadi ulangan semifinal edisi sebelumnya.
Prancis vs Maroko adalah pertarungan ulangan semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana Les Bleus berhasil menyingkirkan Singa Atlas dengan skor 2-0. Kini, Timnas Maroko datang dengan bekal kepercayaan diri tinggi setelah menjaga rekor tak terkalahkan dalam 34 pertandingan sejak Agustus 2025, sebuah catatan impresif yang patut diwaspadai.
Timnas Prancis, juara dunia dua kali, melaju ke perempat final setelah menundukkan Paraguay 1-0 di babak 16 besar lewat gol penalti Kylian Mbappé. Les Bleus membidik semifinal ketiga beruntun (2018, 2022, 2026), sebuah rekor yang hanya pernah ditorehkan oleh Jerman dan Brasil dalam sejarah turnamen.
Sementara itu, Maroko sendiri menunjukkan performa impresif dengan menyingkirkan Belanda melalui adu penalti dan membungkam Kanada 3-0. Singa Atlas membuktikan diri bukan lagi tim kejutan, melainkan kontender serius yang siap memberikan perlawanan dalam laga Prancis vs Maroko kali ini.
Salah satu sorotan utama dalam duel Prancis vs Maroko adalah pertarungan pribadi antara Kylian Mbappé dengan Achraf Hakimi di sisi kanan lapangan. Mbappé telah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026, menjadikannya kandidat kuat peraih Sepatu Emas bersama nama-nama besar seperti Lionel Messi dan Erling Haaland, sehingga potensi rekor dunia semakin dekat.
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, menghadapi potensi masalah dengan diragukannya Aurélien Tchouaméni akibat cedera adductor, yang dapat mempengaruhi keseimbangan lini tengah Les Bleus. Selain itu, Michael Olise dan Manu Koné juga terancam skorsing jika kembali diganjar kartu kuning, menambah tantangan bagi Prancis.
Prancis diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-2-3-1, mengandalkan kecepatan trio penyerang Dembélé, Olise, dan Barcola untuk serangan balik cepat. Data Opta mencatat Les Bleus telah melakukan 18 serangan langsung, terbanyak di turnamen ini, menunjukkan agresivitas mereka.
Sebaliknya, Timnas Maroko akan berfokus pada penguasaan bola dan pressing tinggi untuk memaksa kesalahan lawan, sebuah taktik yang terbukti ampuh dalam rekor tak terkalahkan mereka. Laga Prancis vs Maroko ini diprediksi akan menjadi duel taktik yang sangat menarik dan penuh tensi.
“Kami tahu Maroko bukan lagi tim kejutan. Mereka punya rekor luar biasa, tapi kami siap,” kata Didier Deschamps, Pelatih Prancis.
“Kami datang dengan mentalitas tak terkalahkan. Pertandingan ini adalah kesempatan untuk menulis sejarah baru,” kata Mohamed Ouahbi, Pelatih Maroko.
“Satu-satunya musuh Prancis adalah diri mereka sendiri. Mustahil mengalahkan mereka jika bermain konsisten,” kata Frank Leboeuf, Eks Pemain Prancis.






